'
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Forgot your password?

Forgot your username?

Sosiologi News
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Batik Trusmi
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Batik Trusmi
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Pondok Pesantren Benda Kerep
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Pondok Pesantren Benda Kerep
Asia Culture Market 2017

RESOLUSI KONFLIK PADA ACARA MUSIK UNDERGROUND

Yogi Arman, Dasim Budimansyah, Siti Nurbayani K

Abstrak : Acara musik underground merupakan salah satu bentuk sarana bagi para musisi/seniman underground dalam menyalurkan dan melampiaskan hasrat seni yang disampaikan melalui media karya. Kebanyakan dari para penggemar musik keras ini adalah generasi muda yang cenderung memiliki sifat ingin bebas berekspresi dan memiliki rasa ingin tahu yang banyak, sehingga hal tersebut sering kali mendorong terjadinya konflik pada acara musik underground khususnya di Kota Sukabumi. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan kepada gambaran mengenai peranan kelompok sosial dalam menangani konflik pada acara musik underground di kota Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Peneliti melakukan kegiatan wawancara mendalam dengan beberapa informans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan kelompok sosial dalam menangani konflik pada acara musik underground terdiri dari; pertama, sebagian kelompok para metalhead dan EO (Event Organizer) berupaya menangani konflik yang terjadi dengan cara mengajak para pelaku untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, mengajak secara kompromi, dan memberikan bimbingan kepada pelaku. Kedua, para pelaku yang tidak bisa diajak dengan cara kompromi diseret paksa untuk di serahkan kepada pihak aparat yang berwenang. Ketiga, para pelaku yang menjadi korban dan terluka diserahkan ke pihak medis oleh pihak EO dan para metalhead. Kata Kunci : konflik, acara musik, underground