'
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI
FPIPS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Forgot your password?

Forgot your username?

Sosiologi News
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Batik Trusmi
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Batik Trusmi
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Pondok Pesantren Benda Kerep
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Pondok Pesantren Benda Kerep
Asia Culture Market 2017
Selasa, 29 November 2016 - 13:33:18 WIB
Indonesia Kuat Bersama OSI
Diposting oleh : Administrator
Kategori: AKADEMIK - Dibaca: 580 kali

 

JMPS, Bandung- Rabu, 23 November 2016 telah di gelar perhelatan akbar yang di lakoni oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia yaitu OSI (Olimpiade Sosiologi Indonesia) 2016. Acara olimpiade tingkat nasional ini berlangsung selama dua hari pada hari Rabu dan Kamis, 23-24 November 2016 bertempat di Gedung Achmad Sanusi (BPU) dan Auditorium FPIPS (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Lt. 6 Universitas Pendidikan Indonesia.

Dengan tema “Terciptanya Generasi Muda yang Berkarakter Kritis, Cerdas, Kompetitif, demi Budaya Indonesia Kuat”, OSI di ikuti oleh para siswa-siswi tingkat SMA/sederajat terpilih yang mewakili almamater sekolah masing-masing untuk mengikuti serangkaian perlombaan yang di adakan yakni Olimpiade Sosiologi dan Lomba Cerdas Cermat Sosiologi.

Sebagai salah satu program kerja Departemen Pendidikan HMPS, Olimpiade Sosiologi memang menjadi acara rutin tahunan di lingkup Prodi dan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi. Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini Olimpiade Sosiologi hadir dengan tingkat yang lebih lagi yakni Se-Indonesia dan merupakan program kerja pertama HMPS untuk tingkat nasional. Acara ini di ketuai langsung oleh salah satu dosen Prodi Pendidikan Sosiologi yaitu Dr. Wilodati, M.Si sebagai ketua pelaksana umum beserta Ega Prakarsa, Mahasiswa Pendidikan Sosiologi 2015 sebagai ketua pelaksana harian.

OSI sendiri di ikuti oleh 102 peserta olimpiade sosiologi yang telah lolos seleksi awal pendaftaran dengan mengirimkan hasil karya esai masing-masing dan 56 tim Lomba Cerdas Cermat dari berbagai sekolah di Indonesia. Peserta terjauh yang turut mengikuti perlombaan adalah perwakilan dari SMA Unggul Del yang berasal dari Sumatera Utara.  Dalam acara ini turut di gelar pula Seminar Nasional Guru Sosiologi yang di berikan oleh Prof. Elly Malihah M.Si., dan Hj. Siti Komariah, M.Si., Ph. D. dengan tema “Meningkatkan Peran Guru Mata Pelajaran Sosiologi dalam Membangun Kultur Sekolah”.

Setelah melewati serangkaian babak penyisihan hingga final untuK Lomba Cerdas Cermat dan Olimpiade serta tahap presentasi esai 15 besar finalis untuk Lomba Olimpiade Sosiologi, akhirnya di hasilkan lah para pemenang dari kedua lomba tersebut, yaitu;

 

Ryann Aditya Novaldhy (SMA N 1 CIANJUR)                        (JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI)

Rohaeni  (SMA N 1 SINDANG)                                                    (JUARA II OLIMPIADE SOSIOLOGI)

Alya Hanifah (SMA N 23 KAB. TANGERANG)                        (JUARA III OLIMPIADE SOSIOLOGI)

Rissa Ayu Fatikasari (SMA N 1 PONOROGO)                         (JUARA HARAPAN OLIMPIADE SOSIOLOGI)

Rizky Fadliansyah (SMA PASUNDAN 1 BANDUNG)            (ESAI TERBAIK)

Yusril Ramdhan (SMA TERPADU AL- QUDWAH)                  (PRESENTASI TERBAIK)

SMA IT DARUL QUR’AN BOGOR                                                                (JUARA I LOMBA CERDAS CERMAT)

MAN 1 SUKABUMI                                                                          (JUARA II LOMBA CERDAS CERMAT)

SMA N 1 CIREBON                                                                           (JUARA III LOMBA CERDAS CERMAT)

 

 

Melalui kegiatan ini di harapkan akan lebih meningkatkan perwujan para generasi muda untuk menjadi berkarakter cerdas baik secara intelektual maupun emosional, kritis dan peka terhadap isu-isu dan fenomena di lingkungan sosial, serta memiliki jiwa kompetitif dalam meningkatkan prestasi. Dengan memiliki generasi muda yang tercermin seperti ini, di harapkan dapat memperkuat Indonesia melalui segi intelektual dan kepribadian anak bangsa.

Penulis:  Arindini Kis

(Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi)




0 Komentar :

Komentar Dengan Facebook