'
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI
FPIPS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Forgot your password?

Forgot your username?

Sosiologi News
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Batik Trusmi
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Batik Trusmi
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Pondok Pesantren Benda Kerep
KKL Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2016 - Pondok Pesantren Benda Kerep
Asia Culture Market 2017
Jumat, 03 Maret 2017 - 08:33:17 WIB
Asian Culture Market 2017
Diposting oleh : Administrator
Kategori: AKADEMIK - Dibaca: 424 kali

Budaya merupakan produk yang dihasilkan manusia, tak terkecuali sebuah masyarakat yang selalu menghasilkan kebudayaannya masing-masing. Setiap budaya yang dimiliki biasanya mencerminkan identitas suatu masyarakat itu sendiri, bahkan tak sedikit masyarakat yang mengandalkan optimalisasi budaya untuk keberlangsungan kehidupannya. Budaya dewasa ini mulai menjadi pengaruh yang besar bagi berbagai aspek seperti pariwisata, ekonomi, sosial, pendidikan dan lain sebagainya. Budaya yang beragam menjadi ketertarikan tersendiri bagi masyarakat dunia, keberagaman seperti ini yang dapat membawa berbagai hal dari kerjasama hingga perpecahan.

Prodi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia kembali menggelar Pasar Budaya yang sebelumnya pernah dilakukan di tahun 2015 silam. Kali ini acara yang bertajuk Asia Culture Market 2017, di gelar pada tanggal 22-23 Februari 2017 bertempat di Gedung Amphiteater  UPI dengan mengusung tema “Amazing Diversity”. Melalui tema yang diusung, Prodi Pendidikan Sosiologi ingin menyuarakan bahwa perbedaan yang beragam dapat membawa kedamaian dan eksplorasi yang luar biasa.

Asia Culture Market 2017 menyuguhkan kebudayaan dari 8 negara di Asia, antara lain Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Bangladesh, Thailand, Kamboja, Laos dan China. Melalui 8 stall negara ini, pengunjung akan diajak menikmati berbagai paparan kebudayaan dan juga terlibat workshop salah satu produk budaya di masing-masing stall. Para pengunjung pun belajar dan menikmati masing-masing negara di dampingi oleh mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan pelaku budaya yang merupakan warga asli masing-masing negara. Berbagai workshop seperti, membuat ikebana di Jepang, menulis soye dengan hangeul di Korea Selatan, mempelajari batik di Indonesia dan lain sebagainya membuat pengunjung mempelajari cara dan filosofi masing-masing budaya. Selain itu dialog dengan para pelaku budaya mengenai masing-masing negara membuat pengunjung mempelajari banyak hal langsung dari pelaku budaya asli masing-masing negara.  Dengan suasana yang dibangun melalui dekorasi gedung dan masing-masing stall, pengunjung dibuat merasa seperti berada di negara aslinya. Pada panggung hiburan, di tampilkan pula berbagai penampilan dari masing-masing negara. Serta di luar gedung terdapat food festival yang menjual berbagai makanan khas setiap negara.

Acara yang di hadiri oleh ratusan pengunjung dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa dan umum setiap harinya ini, menjadi perhelatan internasional yang di gelar Prodi Pendidikan Sosiologi pada tahun ini. Melalui Asia Culture Market 2017, semakin dimengerti bahwa perbedaan dan keberagaman merupakan harta berharga masyarakat dunia, keberagaman ini lah yang mempersatukan bangsa-bangsa dengan masing-masing budayanya. Amazing Diversity! (arindini)




0 Komentar :

Komentar Dengan Facebook